Sabtu, 11 Desember 2021

Hmmm .... Ternyata dahsyat dampak positif silaturahmi

Banyak warna-warni kehidupan menggambarkan bahwa kebersamaan adalah hal keindahan, sedikit penulis akan mengupas keindahan tersebut lewat dialektika hidup yang menawarkan kelengketan antar mata, antar rasa dimana kesatuannya menimbulkan kebaikan meringankan beban kehidupan yang tampak menggenangi tatapan mata. Apakah Anda adalah salah satu orang yang memiliki sifat anti-sosial dan enggan bercengkerama dengan keluarga besar? Banyak faktor yang mendasarinya, misalnya saja karena paman, tante, kakek, dan nenek senang sekali bertanya tentang kehidupan pribadi yang seakan-akan tidak ada habisnya, seperti 'Gimana kuliahnya, kok belum lulus juga?', 'Mana nih gandengannya, kok oma nggak dikenalin?', atau 'Kamu nggak niat nambah anak?'.
Walaupun terasa menyebalkan, namun Anda tak boleh selamanya begitu. Pasalnya, banyak rumor yang mengatakan bahwa minim sosialisasi justru dapat menyebabkan depresi. Sebaliknya, akan banyak manfaat terkait kesehatan jiwa yang bisa Anda dapat dengan mempertahankan silaturahmi. Apa saja manfaat silaturahmi bagi kesehatan jiwa tersebut? 

Yuk, simak paparan lengkapnya berikut :

1. Meminimalisir stres dan rasa cemas
Manfaat silaturahmi bagi kesehatan jiwa yang pertama adalah meredakan stres serta rasa cemas yang berlebihan. Banyak dari Anda yang mungkin selama ini mengalami banyak masalah secara bertubi-tubi dalam kehidupan. Tentu masalah yang bejibun akan membuat Anda merasa stres dan merasa cemas dalam memikirkan jalan keluarnya. Nah, para ahli setuju bahwa bersosialisasi dan bersilaturahmi dengan keluarga atau teman dekat dapat meringankan beban Anda serta mengurangi rasa stres itu sendiri.



2. Memecahkan masalah

Dalam hidup ada banyak masalah hidup sulit untuk dipecahkan, oleh karena itu bersilaturahmi bisa jadi merupakan cara untuk mendapatkan pencerahan. Pasalnya, ketika bersilaturahmi di Hari Raya, Anda dan sanak saudara akan bercerita tentang berbagai macam hal, mulai dari dongkrak mobil hingga penemuan vaksin terbaru. Nah, siapa tahu di sela-sela obrolan tersebut, terselip sesuatu yang bisa menjadi ide dalam memecahkan masalah Anda. Bagaimanapun, berpikir dengan banyak kepala lebih baik, bukan?

Realita mata kehidupan


3. Membuat umur lebih panjang

Manfaat silaturahmi untuk kesehatan jiwa yang ketiga adalah memperpanjang umur Anda. Para ahli menyatakan bahwa melalui pengamatan, mereka yang banyak bersosialisasi cenderung berumur lebih panjang dibandingkan mereka yang gemar mengisolasi dirinya sendiri.


4. Meningkatkan sistem imun

Interaksi sosial dengan manusia lain memiliki keterkaitan yang sangat kuat dengan sistem imun Anda. Semakin banyak Anda bersosialisasi, akan semakin besar kesempatan bagi Anda untuk memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat. Hal ini terutama berlaku bagi Anda yang telah menginjak usia senja. Artinya, Anda yang lansia akan lebih kuat untuk mengatasi flu, pilek, dan bahkan mungkin penyakit kanker. Hebat, bukan?


5. Meminimalisir risiko terjadinya demensia

Menurut para ahli, banyak bukti menunjukkan manfaat positif sosialisasi bagi kesehatan otak Anda. Pasalnya, mereka yang sering bersilaturahmi dan aktif secara sosial, memiliki daya ingat serta kemampuan kognitif yang lebih baik. Nah, hal ini juga bisa mengurangi risiko Anda untuk terkena demensia dalam jangka panjang.


6. Baik untuk kesehatan mental

Manfaat terakhir adalah kebaikannya bagi kesehatan mental Anda. Secara keseluruhan, dari mengurangi rasa depresi, stres serta kecemasan akan suatu masalah, silaturahmi memang baik untuk kesehatan jiwa Anda. Tak hanya itu, bercengkerama dengan kawan sejawat dan sanak saudara juga dapat meningkatkan mood serta menimbulkan perasaan bahagia.

Nah, itu tadi 6 manfaat silaturahmi bagi kesehatan jiwa Anda. Bagaimana? Masih enggan untuk bersilaturahmi? Hmmmm...kebersamaan dalam pandangan mata saja meringankan, apalagi kebersamaan dalam pikiran akan meringankan beban kehidupan sehingga akan terasa ringan. Yukk 😁 silaturahmi






Sabtu, 04 Desember 2021

Rahasia huruf yang terbongkar begini kronologinya

Banyak pula orang yang sudah mengetahui manfaat menulis untuk kesehatan tentu sudah kamu ketahui. Namun manfaat menulis puisi untuk kesehatan tubuhmu bisa jadi kamu tidak mengetahuinya. Di dalam jantung sebenarnya ada denyut kata meskipun tak terbaca menjadi kata-kata😁 apalagi salinan huruf-hurufnya sangatlah lembut sehingga kedua matapun serasa buta untuk membaca gerakan kalimat detak jantung. Disinilah arti pentingnya mengerti dan memahami meskipun memahami duduk diamnya bebatuan di pinggiran sungai Comal Pemalang. Hmmm ...... Itu hanya sebagian kecil dimana alam pikiran kita mencoba mengupas perlahan lahan warna warninya dari gerak kehidupan. Perlu diketahui kumpulan dari sekian banyaknya puisi adalah bagian dari karya seni yang bisa menjadi wadah bagimu untuk mengekspresikan perasaan. Kata-kata yang puitis ternyata memiliki efek magis sepenuhnya pada tubuh, pikiran, dan jiwa.
ini dia keuntungan menulis puisi untuk kesehatan tubuhmu.
dr. H. Muchamad Nur Aziz, Sp.PD,K-GH,FINASIM ( Wali Kota Magelang)



Membawa diri kita pada situasi hal yakni mengalami katarsis
Tindakan menciptakan sesuatu bisa memberikanmu pengalaman katarsis atau bangga terhadap diri sendiri. Dan hal ini akan membuatmu jadi bahagia serta timbul perasaan lebih baik.
Meningkatkan pemikiran kreatif
Saat menulis puisi, kamu perlu memutar otak dan meningkatkan pemikiran kreatif. Secara tidak langsung, tindakan ini bisa membunuh stresmu. 
Menyembuhkan rasa sakit emosional
Kamu ternyata bisa menyembuhkan rasa sakit secara emosional dengan menulis puisi, lho. Emosi dalam jiwa akan tersalurkan dan kamu tuangkan dalam puisi.
Meningkatkan fungsi kognitif
Langkah-langkah dalam menulis sebuah puisi seperti mencari kata, menyusun kalimat, dan menyempurnakan ritme ternyata berguna untuk memperkuat fungsi kognitifmu.
Maka, itulah manfaat sehat yang bisa kamu dapatkan dari menulis puisi. Tertarik untuk menjadi seorang penyair? Hmmmmm.... Karena dari ribuan pepohonan mempunyai beberapa guratan garis yang berbeda beda meskipun satu pohon. Begitupula gaya penyair kadangkala melukiskan kalimat di secarik kertaspun walaupun memakai susunan bahasa yang sama akan tetapi memiliki aroma rasa yg berbeda punya ciri khas masing-masing. Yukk menyelinap sejenak di beberapa rangkaian kalimat yang mungkin saja ini merupakan gaya bahasa puisi yang romantis bagi sebagian kecil kelompok para pengagum rahasia huruf dari bibir mungil seorang penyair, terlebih keelokan bunga-bunga yang tak kuasa menahan rasa yang tenggelam pada dalamnya tatapan mata sang kumbang. Simak dan baca dengan penghayatan😀
Bibirmu Pena Kertas Bertinta
Oh ...... Setumpuk Tatapmu Nyimpan Kata
Walaupun udara dingin dan ataupun lahar dingin bahkan panaspun merayap memekikkan suara desah memicu ranting tak berdaya memegangi urat syaraf dedaunan yg bergoyang tertimpa kata-katamu.
Oh..... Angin petang mulai bercerita tentang makna kalimat di sela-sela kelopak matamu yang tak lain adalah kebisuan semata.
Belum pernahkah kita bertemu
Dalam tetes kata dari rahasia huruf yang terbongkar dari Bibirmu Pena Kertas Bertinta.
Sosok Insan Membeku dibalik layar kehidupan ada engkau, aku, kamu menyatu di lembaran kertas kehidupan antara kedua matamu, mataku, matanya menatap lebih dalam lagi arti Hidup Tanpamu Tentunya Pemakaman Sepi.....
Demikianlah sedikit penulis tampilkan kalimat mentransferkan huruf yang dapat terbaca di kedua mata semoga bisa memberikan informasi mengenai manfaat menulis puisi untuk kesehatan.  Oh iya jangan lupa Yach bagi anda yang bertempat tinggal di wilayah Pemalang apabila mengalami gejala sakit bisa menggunakan pelayanan kesehatan di RSI AL IKHLAS TAMAN PEMALANG
KEGIATAN RSI AL IKHLAS TAMAN PEMALANG DI DESA WANAREJAN UTARA

Wajah baru RSI AL IKHLAS TAMAN PEMALANG


Baca Juga Iyach tetap semangat dan penuh doa