Selasa, 08 Januari 2019

Wow dahsyat manfaat batu akik bagi kesehatan

Manfaat batu akik bagi kesehatan - Begitu banyaknya alam menyuguhkan berbagai keindahan manfaat dari beraneka jenis hasil alam bahkan memiliki rahasianya tersendiri, sehingga membuat banyak orang yang baru mengetahuinya bahkan terkagum-kagum. Semua makhluk yang ada di bumi ini memiliki perannya masing-masing, tidak terkecuali batu akik. Hal tersebut dibuktikan oleh beberapa penelitian oleh ahli kesehatan hingga ahli geologi, dimana batu akik memiliki peran tersendiri yang berdampak bagi manusia. Salah satunya adalah dalam masalah kesehatan. Hal itu yang menyebabkan banyak sekali praktek kesehatan rumahan yang menggunakan media batu sebagai perantaranya. Misalnya ketika Anda ingin memijat area badan yang pegal linu, maka Anda dapat menggunakan batu akik sebagai alat pijat. Selain itu, ada beberapa manfaat batu akik bagi kesehatan lainnya yang dapat anda terapkan di rumah.






Manfaat Batu Akik Untuk Kesehatan


1. Detoksifikasi (pelarut racun)





Dalam beberapa penelitian, beberapa jenis batu akik, seperti onyx, ruby, quartz dan giok memiliki khasiat sebagai bantuan alami untuk mengeluarkan racun di dalam tubuh. Seperti yang diketahui bersama, racun di dalam tubuh biasanya berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Sisa-sisa makanan yang mengendap di dalam organ ginjal, usus dan jantung tentunya harus dibersihkan. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya mencoba terapi batu akik sebagai alat detoksifikasi. Tentunya tanpa imbuhan hal mistis, karena ini seratus persen ilmiah.



2. Meningkatkan Energi



Selain karbohidrat, masih banyak bahan-bahan alami untuk meningkatkan energi tubuh. Salah satunya ternyata adalah sebuah batu akik. Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena penelitian menyebutkan bahwa batu alam (termasuk batu akik) memiliki aura alami yang dapat membuat tubuh lebih bugar dan berenergi. Selain itu, ada pula yang menyebutkan bahwa batu akik dapat mengurangi dampak cepat lelah ketika beraktivitas. Bahkan, beberapa inovator asal China membuat alat modern berupa matras tidur yang tilamnya menggunakan bebatuan alam.



3. Menyembuhkan Insomnia



Insomnia adalah penyakit sulit tidur yang dapat dialami oleh semua umur. Biasanya insomnia membuat pasiennya menjadi kelelahan karena energi dalam tubuh terserap habis untuk menjaga diri tetap bangun. Dalam masalah ini, ternyata batu akik diteliti dapat mengatasi masalah insomnia. Salah satu batu yang paling dipercaya adalah batu berjenis tourmaline.


4. Membantu Meningkatkan Konsentrasi



Selain batu tourmaline, ternyata batu sapphire juga diteliti memiliki kegunaan sebagai alat kesehatan. Diantaranya yang paling mencolok adalah sebagai alat peningkat konsentrasi. Secara ilmiah, batu sapphire memiliki kegunaan untuk melancarkan peredaran darah. Selain itu, darah yang mengalir dari jantung ke otak pun menjadi lancar, sehingga konsentrasi si pasien menjadi lebih tinggi.


Ada beberapa cara bagaimana mengetahui perbedaan batu akik sintesis dan imitasi

Batu akik atau disebut juga batu mulia yang bisa ditemukan diberbagai macam tempat. Biasanya tempat-tempat yang banyak ditemukan batu tersebut ialah di dalam tanah yang bagian permukaannya berair, contohnya di bawah rawa, sungai, hutan dan gunung. Namun tidak sedikit batu akik yang ditemukan secara kebetulan di tempat yang tak terduga, misalnya di bawah pohon pisang, di halaman rumah atau di sisi jalan. Walau terlihat mudah ditemukan, sebenarnya batu akik ini adalah salah satu jenis batu permata yang sangat langka sehingga harganya sangat tinggi.
Dari harga yang tinggi tersebut, bermunculan banyak batu akik tiruan (sintesis) dan palsu (imitasi) yang untuk sebagian orang sangat meresahkan. Namun di sisi lain, munculnya batu-batu seperti itu membuat banyak lapisan masyarakat dapat memakai batu akik tanpa harus menggelontorkan dana yang besar. Oleh sebab itu, dalam artikel ini akan dijelaskan bagaimana mengetahui perbedaan batu akik sintesis dan imitasi agar anda dapat mengantisipasi penipuan ataupun dapat menetapkan harga yang pantas bagi suatu batu.


Cara Mengetahui Perbedaan Batu Akik Sintesis dan Imitasi


Batu Akik Sintesis
Batu jenis ini merupakan batu duplikat dari batu akik natural (alami). Pembuatannya sendiri menggunakan kandungan kimia yang sangat mirip atau bisa dibilang sama persis dengan batu akik alami. Jadi, yang membedakan antara batu akik sintesis dengan batu akik yang natural hanyalah dalam masalah pembuatan. Batu akik alami dibuat dalam tempo yang sangat lama, bahkan dapat berlangsung jutaan tahun sedangkan batu akik sintesis dapat dibuat secara cepat dan instan menggunakan kemampuan manusia di laboratorium. Salah satu laboratoriam yang sangat terkenal dalam memproduksi batu akik sintesis ini adalah Chatam yang berletak di Amerika.



Untuk mengetahui lebih lanjut, Anda dapat melihat salah satu contoh yang banyak beredar dipasaran, misalnya batu zamrud. Batu zamrud adalah batu mulia yang memiliki sifat berwarna hijau pucat. Ketika dibawa ke laboratorium, maka para ilmuwan akan meletakkan batu sintesis berwarna hijau tua ke bagian belakang batu yang alami. Dengan eksperimen tersebut, seorang ilmuwan dapat menghasilkan batu zamrud yang lebih indah dan berharga mahal. Biasanya batu zamrud seperti itu diberi nama “Zamrud Siberia”.


Contoh lainnya yang biasanya diterapkan batu akik sintesis adalah pada safir star. Biasanya batu jenis ini memiliki warna putih, namun ketika disematkan batu sintesis berwarna biru ataupun merah, maka batu safir tersebut akan berubah menjadi ruby star atau blue safir star. Ketika safir-safir tersebut diikat atau dipakaikan ring, maka sudah sangat sulit untuk dibedakan. Selain itu,ada juga batu opal yang digabungkan dengan batu quartz yang membuat kembang serta warnanya menjadi lebih indah dan menarik dipandang.


Batu Akik Imitasi
Berbeda halnya dengan batu akik sintesis, batu akik imitasi memiliki kandungan kimia yang sangat jauh berbeda. Bahkan jika dilihat dengan mata saja, perbedaannya sangatlah mencolok.


Biasanya batu akik imitasi dibuat dengan bahan dasar kaca atau plastik, sehingga struktur mineral, tingkat kekerasan, warna, serat hingga pantulannya terhadap cahaya pun sangat berbeda dengan batu akik alami ataupun sintesis.


Salah satu contohnya adalah batu ruby yang memiliki kandungan berupa Alumunium Oxide (A12O3). Pengrajin batu akik palsu akan mengganti zat Alumunium tersebut dengan bahan baku lain berupa keramik, porselin atau kaca.
Dari penjelasan tersebut dan cara mengetahui perbedaan batu akik sintesis dan imitasi, pembeli batu akik haruslah memiliki kewaspadaan yang tinggi dalam memilih batu mana yang akan dibeli. Jangan sampai, pembeli dirugikan karena ulah penjual nakal yang menjual batu akik alami padahal palsu (imitasi).

Batu akik sekarang-sekarang kini telah menjadi sangat ngetren di Indonesia. Bahkan, banyak yang suka memamerkan bentuk dari cincin mereka dengan bermacam bentuk mata akik. Selain memang karena sedang membumingnya, batu akik atau batu permata memang mempunyai daya tarik tersendiri bagi sebagian orang, termasuk para kolektor.

Kejadian tersebut tak pelak membuat banyak orang berebut ingin juga ikut membeli. Namun, harganya yang tidak murah menjadi masalah tersendiri bagi para pemula batu akik nan elok ini. Oleh sebab itu, bermunculan berbagai batu akik KW atau tiruan (imitasi) sebagai alternatif bagi orang-orang yang tidak memiliki cukup dana namun tetap ingin tampil gaya dengan memakai cincin mata akik.

Di lain pihak, hal tersebut membuat sebagian orang, termasuk kolektor-kolektor yang belum memiliki ilmu bebatuan menjadi bingung. Mereka kebanyakan takut jikalau batu akik yang dibeli ternyata adalah imitasi. Oleh karena itu, butuh suatu pengetahuan dan cara-cara yang tepat agar terhindari dari membeli batu akik palsu. Keterangan berikut ini adalah cara mengetahui keaslian batu akik.


Cara Mengetahui Keaslian Batu Akik


1. Bergaul Dengan Ahlinya

Anda tidak akan pernah tahu mengenai keaslian batu akik tanpa pernah bertanya dan belajar dari ahlinya. Oleh karena itu, usahakan untuk sering-sering bertemu dengan penjual batu akik yang terpercaya ataupun komunitas-komunitas batu akik.


2. Teliti
Terlalu tergesa-gesa dalam memilah dan memilih batu akik yang akan dibeli adalah tindakan ceroboh. Jadi, telitilah sebelum membeli.



3. Perhatikan 5C
Carat (karar), colour (warna), certificate (sertifikat), clarity (kejernihan) dan cutting (potongan).


4. Perhatikan Berat
Biasanya, batu akik asli akan memiliki berat yang lebih dibandingkan batu akik KW. Oleh karena itu, usahakan untuk membawa batu akik asli yang sejenis dengan batu yang akan dibeli.


5. Eksperimen
Ada beberapa eksperimen yang dapat dilakukan untuk membuktikan keaslian suatu batu akik. Diantaranya adalah membenturkan batu akik yang sejenis, dimana batu akik yang akan Anda test dibenturkan atau digesekkan dengan batu yang sudah terbukti keasliannya. Jika kedua batu akik itu asli, maka akan muncul percikkan api. Selain itu, Anda juga dapat membakar batu tersebut. Hal ini dilakukan karena batu akik asli akan menampakkan cairan berupa minyak yang mudah dihapus, sedangkan batu akik palsu akan sulit dihilangkan bagian gosongnya (bekas pembakaran).


Selain 2 cara di atas, Anda juga dapat bereksperimen dengan cara mengigit batu akik tersebut (khusus mutiara). Jika tidak terjadi suatu perubahan, maka batu tersebut adalah asli.


6. Menilik Seratnya
Salah satu yang membedakan batu akik asli atau palsu (imitasi) adalah pada bagian seratnya, baik itu dalam maupun permukaan. Pada umumnya, batu akik asli akan memiliki serat yang alami sedangkan batu akik KW akan terlihat bening, bahkan akan muncul bol-bola seperti gelembung.
Dari keenam cara mengetahui keaslian batu akik di atas, yang terpenting adalah ketelitian untuk menelisik setiap jenis batu akik yang akan dibeli. Selain itu, Anda pun harus siap sedia membawa peralatan seperti kaca pembesar dan senter. Lebih-lebih jika Anda memiliki peralatan khusus.
Akhir-akhir ini, batu akik menjadi salah satu komoditi usaha yang cukup menjanjikan. Selain karena menjamurnya para kolektor batu permata akik diberbagai daerah, peran para penambang dan penjual pun membuat semakin banyak orang yang penasaran akan keindahan batu-batu tersebut. Bahkan, ada beberapa kepala daerah yang ingin menyelenggarakan festival khusus batu akik. Namun, tidak semua orang mengerti tentang batu akik, terlebih mengenai cara perawatannya. Lalu, bagaiaman sebenarnya cara merawat batu akik yang baik dan benar? Berikut ulasannya.
Sebenarnya, cara merawat batu akik adalah sesuatu yang mudah. Yang perlu dilakukan adalah menghindari beberapa hal yang mungkin dapat membuat batu menjadi retak, berubah warna ataupun pecah dan hilang keindahannya.


1. Hindari dari Sinar Matahari
Sebagian jenis batu akik benar-benar anti dengan panas. Bahkan, jika batu akik tersebut terkena panas dalam waktu yang lama, maka yang terjadi adalah kerusakan fatal seperti retak dan memudarnya warna. Oleh karena itu, jika Anda ingin mengeringkan batu akik setelah mencucinya, gunakanlah handuk kering dan jangan dijemur.


2. Hindari Mecuci Dengan Air Panas
Seperti poin pertama, air panas juga salah satu faktor yang dapat membuat batu akik cepat rusak. Walaupun ada sebagian batu yang dapat dicuci dengan air hangat (bukan panas), namun alangkah lebih baik untuk tetap menggunakan air bersuhu normal. Apalagi jika Anda tidak mengetahui jenis-jenis mana yang tahan terhadap suhu panas.

3. Mencuci Dengan Air Sabun
Agar batu akik tetap mengkilat dan warnanya tidak mudah pudar, Anda harus rajin untuk mebersihkannya. Salah satunya adalah dengan mencuci menggunakan sabun, setelah itu mengeringkannya menggunakan handuk kering secara merata. Namun yang perlu diperhatikan, Anda tidak boleh menggunakan bahan sabun berupa pemutih yang pada umumnya dapat menimbulkan panas.


4. Gunakan Alumunium Foil
Sebagian ahli dalam batu akik melarang membersihkan dan merawat batu akik menggunakan air. Namun jangan khawatir, karena Anda dapat menggunakan alumunium foil sebagai alat pembersih yang sangat efektif. Alumunium foil sendiri dapat ditemukan dibungkus-bungkus rokok.


5. Handuk dan Sikat
Gunakanlah handuk yang lembut agar tidak melukai dan membuat permukaan batu menjadi cacat. Selain itu, jika Anda mengalami kesulitan dalam membersihkan sela-sela batu akik, Anda dapat menggunakan sikat ataupun kipas pengering.


6. Hindari dari Debu
Biasanya, batu akik menjadi kusam dan terasa kasar jika sering terkena debu. Oleh karena itu, hindari tempat-tempat berdebu sebagai penyimpanan. Atau Anda pun bisa menggunakan kain untuk membungkus batu akik, baik itu sudah diikat atau belum.


7. Gunakan Bahan dari Kulit
Menggunakan bahan dari kulit untuk membersihkan batu akik dapat membuat batu tampak lebih cemerlang. Bahkan, dalam keadaan tertentu batu akik dapat berubah warna menjadi warna aslinya.
Kesimpulan
Setelah mengetahui cara merawat batu akik yang baik dan benar, tentunya Anda harus mempraktekkannya agar tahu bagaimana hasil yang didapat. Selain itu, sebagai seorang pecinta batu akik atau gemslover, sudah sepantasnya untuk menjaga setiap koleksi. Apalagi jika Anda menginginkan batu akik tersebut memiliki harga yang jauh lebih mahal dari sebelumnya
Batu akik adalah batu mulia yang memiliki ciri khas yang sangat mempesona. Banyak kolektor yang rela menggelontorkan banyak rupiah hanya untuk memiliki satu buah batu akik. Selain itu, batu alam ini juga memiliki banyak sekali jenis dan di Indonesia batu akik sangat populer serta dihargai cukup tinggi. Bahkan saat ini banyak yang setiap harinya bergulat untuk menghaluskan dan mengkilapkan batu-batu mereka. Oleh sebab itu, jika anda adalah salah satu kolektor dan penggemar batu akik atau memiliki beberapa diantaranya, cara mengkilapkan batu akik di bawah ini mungkin akan sangat dibutuhkan.

Cara Mengkilapkan Batu Akik Dengan Mudah


1. Daun Bambu Hitam atau Wulung
Ada banyak cara membuat batu akik menjadi lebih mengkilap dan halus. Salah satunya adalah dengan menggosoknya menggunakan daun dari bambu wulung. Biasanya bambu jenis ini tumbuh liar di pedesaan dekat persawahan. Anda bisa mencari daun yang masih basah atau lembab, setelah itu menerapkannya dengan cara digosokkan secara langsung ke permukaan, hingga batu akik terlihat mengkilap.

2. Daun Pisang Raja
Sama seperti daun bambu hitam, daun dari tanaman pisang raja juga dapat dijadikan mengkilapkan batu akik. Anda bisa mencari daun pisang raja yang sudah tua dan kering, namun tidak retak dan masih melebar. Selanjutnya anda bisa langsung menggosokkannya ke batu akik milik anda. Selain bisa mengkilapkan, daun pisang raja juga bisa menjadi treatment untuk banyak jenis batu mulia. Namun begitu, daun yang digunakan tidak boleh terlalu keras. Oleh sebab itu, sebaiknya anda mendinginkannya terlebih dahulu agar keadaannya lebih lembab.

3. Kain Halus
Bukan hanya bahan-bahan dari alam, cara mengkilapkan batu akik juga bisa menggunakan kain woll yang tebal dan halus untuk membuat batu akik semakin mengkilap. Caranya tidak terlalu sulit, anda hanya perlu terlebih dahulu mencari kainnya, biasanya kain jenis ini digunakan untuk membuat celana dan baju. Setelah itu, gunakan kain tersebut untuk menggosokkannya secara perlahan ke permukaan akik.

4. Kulit


Gunakan kulit dari bahan baku ikat pinggang ataupun tas untuk membuat batu akik lebih terang dan mengkilap. Cara penggunaannya cukup mudah, anda hanya perlu menggosokkan kulit tersebut ke permukaan akik secara perlahan dan menyeluruh. Lakukan cara ini hingga batu dirasa benar-benar sudah mengkilap.

5. Kulit Bambu
Cara yang terbukti dapat membuat batu akik lebih indah adalah penggosokkan batu dengan media bambu. Ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan sebelum melakukan eksperimen ini, diantaranya adalah batu yang akan digosok, bambu dengan ukuran kurang lebih seperti mancis, handuk atau tisu halus dan air.

Pertama-tama, siapkan bambu yang sudah dipotong sedemikian rupa sehingga ukurannya seperti mancis, tidak terlalu besar dan mudah digenggam. Setelah itu, cuci bambu hingga bersih, jangan sampai bulu-bulu atau merang yang ada pada tubuh bambu masih tersisa. Hal tersebut agar memperkecil kemungkinan batu akik terkena goresan yang mungkin saja dapat menyebabkan retak atau cacat.
Setelah dibersihkan dengan air, jemur bambu hingga benar-benar kering. Anda dapat menjemurnya di bawah terik matahari.
Setelah benar-benar kering, berarti bambu sudah dapat digunakan untuk menggosok batu akik. Selanjutnya siapkan batu akik yang akan digosok, setelah itu gosok bagian permukaan batu akik dengan bambu secara perlahan. Perhatikan bahwasanya batu yang digosok secara cepat dan keras memiliki kemungkinan untuk crack (retak) rambut.
Selain itu, perhatikan juga untuk menggerakkan bambu secara searah, bukan maju mundur. Hal tersebut agar hasil dari penggosokan akan lebih baik serta sisa-sisa kotoran tidak akan kembali lagi.
Gunakan cara mengkilapkan batu akik dengan bambu ini secara konsisten kurang lebih sebulan sekali. Anda juga dapat melakukannya seminggu sekali untuk hasil yang lebih maksimal. Namun jangan lebih sering dari pada itu, karena dapat membuat batu akik lebih rentan rusak.
Kesimpulan
Lima cara mengkilapkan batu akik di atas banyak digunakan oleh para penghobi gemstone, baik di dalam maupun luar negeri. Mereka yang ahli menganggap bahwa cara-cara tradisional adalah teknik treatment yang paling aman, efisien dan jitu untuk membuat batu mulia menjadi lebih indah dan mempesona, termasuk juga berbagai jenis batu akik. Namun begitu, cara-cara di atas tidak akan bisa berhasil jika tidak dilakukan secara konsisten.


Sebenarnya, masih banyak yang tersembunyi dari manfaat batu akik untuk kesehatan. Terlebih jika disandarkan pada banyaknya jenis batu akik, maka penelitian yang dilakukan modern ini masih belum mencukupi akan hasrat banyak orang untuk mengumpulkan batu akik. Namun begitu, bukan suatu yang baik jika kita bertanya mengenai manfaat batu akik kepada dukun dan sejenisnya. Karena bukan tidak mungkin, orang-orang seperti itu menipu kita agar harga jual batu akik menjadi meningkat.

Usai sudah uraian mengenai manfaat batu akik bagi kesehatan, meskipun jaman now namun kita tak dapat terlepas dan ataupun terpisahkan dari kehidupan alam, alam mendampingi kita dengan cara mereka meskipun tubuh kita enggan mendekati akan tetapi suguhan alam selalu ada di dalam tubuh kita seperti misalnya buah pisang yang kita makan adalah hasil alam yang tumbuh untuk kita ambil manfaatnya yang masuk ke dalam raga kita atau isi alam lainnya hanya menempel saja seperti debu-debu yang kadangkala kita abaikan namun ketika kita membutuhkannya maka akan mencarinya sebagai alat untuk tayammum. Semoga kita semakin bijaksana di dalam menyikapi sebuah kehidupan. Salam sehat selalu, Terima kasih


















EmoticonEmoticon

About