Senin, 31 Desember 2018

Tak perlu diragukan lagi manfaat pisang sangat baik untuk kesehatan

Ketahuilah di Indonesia, kita sangat mudah menemukan pisang. Mungkin karena pohon pisang sangat mudah tumbuh atau mudah dibudidayakan. Namun, konon hanya sedikit orang Indonesia yang suka pisang, terbukti dari munculnya angka 5 kg/orang/tahun yang mengonsumsi pisang. Jauh berbeda dengan di Amerika Latin yang mencapai 11,8 kg/orang/tahun atau di Uganda yang mengonsumsi pisang 240 kg/orang/tahun. Padahal buah pisang merupakan salah satu buah berharga terjangkau dan cenderung dijadikan buah pertama atau makanan padat pertama yang dikenalkan pada bayi.





Pisang memang menjadi pilihan yang tepat untuk diberikan sebagai makanan padat pertama bayi karena jarang berisiko munculnya alergi. Dan jika bayi diberikan pisang jenis pisang ambon, bayi akan mendapatkan asam amino esensial yang spesifik untuk bayi, yaitu histidin dan arginin. Kandungan tersebut dapat bermanfaat untuk pembentukan dan penyempurnaan otak.

Ibu hamil pun sangat tepat jika mengonsumsi pisang, sebab kebutuhan asam folat pada ibu hamil meningkat sebanyak dua kali lipat dibandingkan perempuan yang tidak hamil. Pisang memiliki kandungan asam folatnya cukup tinggi. Asam folat menjadi sangat penting untuk janin tumbuh dan berkembang, serta mencegah cacat bawaan.

Lalu apakah manfaat pisang ini sampai juga ke balita, bunda (yang tidak hamil), dan ayah? Umumnya, kandungan gizi di dalam 100 gram pisang adalah 1,09 gram protein, 0,33 gram lemak, 22,8 gram karbohidrat, 2,6 gram serat, 5 mg kalsium, 22 mg fosfor, 0,2 mg besi, 358 mg potasium, 0,5 mg vitamin B6, dan 8,7 mg vitamin C. Pisang juga mengandung tiga jenis gula alami, yakni sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang mampu memberikan energi bagi anak untuk beraktivitas.




Jika dibandingkan dengan buah lainnya, sebut saja apel, pisang memiliki empat kali lipat protein, dua kali lipat karbohidrat, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat vitamin A dan zat besi, dua kali lipat vitamin dan mineral, serta kaya akan potasium. Pantas saja jika beberapa penelitian menganjurkan seseorang untuk mengonsumsi pisang sebanyak dua buah per hari secara rutin untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan memberikan energi.

Buah pisang yang sudah masak sangat nikmat untuk disantap. Di balik rasanya yang manis, pisang pun mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan.

Manfaat pisang yang beragam pun bisa dengan mudah Anda dapatkan dengan mengonsumsinya secara rutin.

Begitu banyak kebaikan yang terkandung di dalam sebuah pisang, nutrisi yang terkandung di dalam pisang antara lain karbohidrat, protein, mangan, vitamin A, vitamin B, vitamin C, serat, potasium (kalium), dan magnesium.

Dengan berbagai kandungan nutrisi yang dimilikinya, maka banyak pula manfaat pisang yang bisa diperoleh tubuh.



Inilah beberapa manfaat pisang bagi kesehatan tubuh

-Sebagai sumber energi yang baik saat beraktivitas fisik atau olahraga.




-Membantu otot-otot bergerak dengan baik.





-Membantu mengatur denyut jantung, tekanan darah, dan menjaga kesehatan jantung. Pisang juga dapat membantu mencegah penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan stroke.



-Menangkal efek kerusakan sel dan jaringan tubuh, manfaat pisang yang satu ini terkait dengan kandungan antioksidan pada pisang.




-Meringankan tugas pembersihan darah oleh ginjal.







-Manfaat Pisang Bagi Pencernaan
Manfaat pisang ternyata penting juga bagi pencernaan anda. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan.

Anda sedang sakit perut? Cobalah atasi dengan mengonsumsi pisang karena salah satu manfaatnya dapat membantu meredakan masalah pencernaan.

Manfaat pisang yang mengandung serat dan berbagai nutrisi ini, sangat baik untuk kesehatan pencernaan.

Cocok sebagai pelengkap program diet. Pisang adalah buah yang mengandung serat. Makanan berserat bisa memperlambat proses pencernaan.

Hasilnya, Anda akan merasa kenyang lebih lama dan membuat Anda dapat makan lebih sedikit.

-Mengatasi konstipasi. Berlaku khusus untuk konsumsi pisang yang sudah matang. Tapi hati-hati karena efeknya akan berbalik jika Anda mengonsumsi pisang yang masih hijau alias belum matang.

-Pisang yang belum matang merupakan sumber sari pati resisten, yaitu makanan bagi bakteri baik yang ada di usus besar, dan dengan demikian akan meningkatkan sistem pencernaan sekaligus menjaga kesehatan saluran pencernaan Anda.

-Penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi sayur dan buah, termasuk pisang, dapat mengurangi risiko kanker usus besar. Hal ini diduga terkait dengan kandungan serat dan antioksidan pada pisang.




Cara Mengonsumsi buah pisang dengan Sehat

Buah pisang yang sudah matang bisa langsung disantap atau diolah menjadi berbagai jenis makanan camilan. Menurut para ahli, pisang bisa menjadi camilan manis yang lebih sehat ketimbang biskuit.

Menggoreng bisa mengubah manfaat pisang menjadi merugikan, karena justru berisiko menghilangkan kandungan nutrisinya dan meningkatkan kadar lemak jenuh, yang bisa menyebabkan Anda terkena kolesterol tinggi, obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi.

Jadi bagaimana cara mengolah buah pisang agar kebaikan yang terkandung di dalamnya dapat bertahan?

-Dijadikan sebagai jus atau smoothie. Anda bisa menambahkan susu rendah lemak, madu, dan buah-buahan lainnya.

-Campur irisan pisang dengan oatmeal. Agar lebih bernutrisi, Anda bisa menambahkan buah-buahan lain atau kacang almond.

-Pisang yang telah dihaluskan juga bisa dicampur ke adonan kue bolu. Selain bisa menambah cita rasa, kue bolu buatan Anda juga bisa menjadi lebih bernutrisi.

-Mengoleskan selai kacang pada pisang juga bisa menjadi pilihan yang sehat.

Untuk mendapatkan deretan manfaat pisang yang telah disebutkan di atas, imbangi dengan pola hidup sehat dan mengonsumsi pisang dengan cara yang bijak.




EmoticonEmoticon

About