sebagaimana tanganmu nuliskan kataku
sebagaimana indahmu mengukirku
laksana kayu memanjakan dedaunan
sabdaku terkubur ngalami kebekuan
saat tatapmu nampakkan keindahanmu
Meroket mata saljumu
membekukan mata sunyiku
lalu kau mengatakan dewasamu
mengerti memahami sentuhanku
walau wajahku waktu
berganti panorama kaupun bahagia
waktu terus berlari kencang membawamu pergi
mengenali masa secerahku
Bangau perkutut kenari bernyanyi
bahasakan puisimu ketika bersemedi
syairkan tulangmu nyanyikan kesepianku
saat tubuhmu nyata kepergiannya, namun datang lagi
sepertinya surya semestapun
selalu ingin membayangkanmu
menyentuhku menyinari suramku
Butuh penghayatan kata batinmu
sedalam tatapku nampakkan keseriusan
sehalus impianku membahagiakanmu
selembut tanganku nyentuh kamu
meskipun melalui syairku
matamu mataku satu
bersama pandangi kehadiran batinmu
mengemasku melalui sentuhan
beribu puisimu karamkan benciku
BACA JUGA
https://www.puisipuitis.com/2018/11/berkata-perasaanku-kebahagiaan-bersamamu.html




EmoticonEmoticon