Sabtu, 15 Desember 2018

Manfaat buah salak luar biasa

 














Tentunya bagi geng sehat pasti sudah 
sangat familiar dengan 
buah yang satu ini, kan? 
















Yup, buah salak tak selalu salah di mata
meskipun sisiknya dapat menusuk kulit. 
Buah bersisik berwarna cokelat ini 
rasanya renyah dan manis. 
Terkadang juga sedikit asam, 
sehingga segar ketika dimakan. 
Dibuat untuk berbagai olahanpun juga 
sangat enak. 
Namun tidak hanya enak dimakan saja, 
ternyata buah salak mempunyai khasiat 
untuk menurunkan 
kadar kolesterol jahat.

Menurut keterangan tri Harjana, M.P., 
seorang peneliti dari Jurusan Biologi 
Universitas Negeri Yogyakarta, 
salak mengandung isoflavon, 
vitamin C, dan serat kasar 
yang menghambat pembentukan 
kolesterol dalam darah. 
Isoflavon menganggu atau 
menghambat pembentukan kolesterol. 
Vitamin C sebagai antioksidan 
berfungsi meredam 
radikal bebas dari pembakaran 
lemak dan mencegah kerusakan membran 
endotel pembuluh darah.
Kolesterol yang tidak terpakai 
kemudian akan dikeluarkan 
melalui usus. 
Namun, dinding halus bisa menyerap kembali 
kolesterol dan memasukkannya ke hati. 
Kandungan serat kasar dalam buah salak yang akan
mencegah terjadinya penyerapan ulang tersebut. 
Serat mengikat kolesterol lalu 
membuangnya bersama feses.

Pada prinsipnya, memang semua bahan 
produk tumbuhan yang mengandung vitamin C, 
serat, dan isoflavon dapat mengatasi 
gejala hiperkolesterol. 
Berdasarkan ketersediaan bahan sepanjang waktu, 
kelimpahan, 
tingkat harga, dan organoleptik, 
buah salak memenuhi 
semua kriteria itu. Sangat bagus bagi 
KesehatanSebenarnya kolesterol bermanfaat 
untuk pembentukan dinding sel dan 
menjadi bahan baku 
beberapa hormon. 
Saat tidak terpakai, 
tubuh menyimpan dan menumpuk 
low density lipoprotein 
LDL) di pembuluh darah. Lama-kelamaan, 
penumpukan itu menyumbat pembuluh darah.
Sumbatan di pembuluh jantung 
menyebabkan serangan jantung, 
sedangkan di jaringan otak mengakibatkan stroke. 
Pemicu penumpukan itu antara lain akibat konsumsi 
makanan kaya trigliserida, seperti jeroan, gorengan, 
atau makanan berminyak. 

Kolesterol dibagi menjadi 3, yaitu trigliserida, 
low density lipoprotein (LDL), dan 
high density lipoprotein 
(HDL).Trigliserida adalah bahan baku 
pembentukan LDL dan HDL. 
Sementara itu, LDL merupakan lemak 
yang menjadi salah satu 
sumber energi dan pembentuk sel. 
Kolesterol HDL yaitu kolesterol yang mengandung 
banyak protein dan sedikit lemak. 
Ini berfungsi untuk  mengangkut lemak 
yang tidak terpakai dalam darah kembali ke hati, 
untuk dibongkar menjadi asam empedu. 
Namun, perlu diingat bahwa jumlah 
kolestrol yang berlebihan akan membahayakan bagi kesehatan.
Buah salak juga sangat efektif meredakan 
gangguan kesehatan lainnya, 
seperti diare. Pasalnya, buah salak menyimpan 
zat tanin dan serat. 
Rebusan daun salak dapat mengurangi wasir, 
sedangkan tanin dalam buah salak bersifat astringen atau 
menyebabkan kontraksi.Menurut penelitian, 
rebusan kulit salak juga mampu meredam asam urat.
Makanan yang bersifat asam (mengandung vitamin C) 
bermanfaat untuk menyeimbangkan kadar kolesterol dalam darah. 
Maka dari itu, salak kemungkinan dapat mengontrol kolesterol 
karena mengandung vitamin C dan serat.
Karena bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, 
maka buah salak bisa dijadikan pilihan 
untuk membantu program diet.
Caranya hanya dengan menjadikan 
buah salak ini sebagai jus saja.
Sama seperti membuat jus pada umumnya, 
tetapi saat diblender disertakan pula kulit arinya.
Walaupun buah salak sangat bermanfaat, 
jangan terlalu banyak makan buah salak dalam sehari. 
Sebab, bisa berdampak sembelit atau susah buang air besar.
Memakan buah salak ini normalnya 
dalam 1 hari cukup 4-5 buah saja. 
Disarankan saat mengonsumsi buah salak 
tidak membuang kulit arinya,
karena dipercaya dapat mengatasi kesulitan 
buang air besar.
Kamu pasti sering dong dengar 
kalimat mencegah lebih baik daripada mengobati? 
Rasanya kalimat ini sudah sejak kecil ramai digencarkan. 
Sepenting itukah mencegah penyakit? 
Apa sih dasar dari slogan ini sebenarnya?
Mencegah penyakit lebih baik daripada mengobati
Banyak cara untuk kita bersyukur, 
salah satunya dengan menjaga karunia 
berupa kesehatan tubuh, 
dengan mencegah tubuh dari 
berbagai kemungkinan penyakit yang akan muncul. 
Mencegah punya langkah yang lebih mudah 
untuk dilakukan, 
karena tubuh sedang dalam keadaan yang fit 
jadi tubuh lebih mudah menyerap nutrisi.
Pencegahan penyakit dapat dengan mudahnya dilakukan 
dengan cara :
1. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
2. Menjaga berat badan ideal untuk mencegah 
   timbunan lemak.
3. Rajin berolahraga minimal 30 menit, 
   3 kali seminggu.
4. Menghindari alkohol.
5. Mengatasi stres dan kecemasan berlebih.
6. Konsumsi suplemen untuk tubuh,
penggunaan suplemen alami lebih baik.
Ketahuilah mengobati penyakitBerbeda dengan mencegah, 
tentunya mengobati jauh lebih rumit pelaksanaannya. 
Pengobatan tiap penyakit pun relatif berbeda, seperti:
1. Membutuhkan obat-obatan tertentu.
2. Membutuhkan tindakan medis, seperti bedah atau amputasi.
3. Membutuhkan banyak biaya untuk pengobatan.
4. Memakan waktu yang tak sebentar untuk dapat sembuh dan 
   sehat kembali.
5. Terdapat banyak pantangan yang harus dipatuhi.

Jangan tunggu sampai sakit baru sadar pentingnya

menjaga kesehatan, 
selagi masih ada waktu dan kesempatan sudah saatnya
menjalani pola hidup dengan sehat dan benar. 

Sudah banyak kok cara yang semakin mempermudah kamu 
untuk menjaga kesehatan dengan cara yang lebih enak. 
Jangan lupa pilihlah 
produk dengan kualitas terjamin dan tersertifikasi 
BPOM serta halal. 
Ingat, yang paling penting tetaplah jalani 
pola hidup sehat dan berpikiran positif ya!
Kesehatan terjaga akan menambah semangat beraktivitas 
membangun kebaikan di dalam dunia ini, 
dengan beraneka macam warna kegiatan profesi yang dilakukan

Contoh aktivitas bernyanyipun memerlukan kesehatan prima, 
seperti yang terlihat ini.

































Usai sudah uraian tentang manfaat buah salak, 
semoga bermanfaat untuk kita semua, 
Salam sehat selalu. Terima kasih.


EmoticonEmoticon

About